Berita Terkini,Perokok Lebih Rentan Terserang Covid 19

Perokok dan pemakai Vape Berisiko Lebih Besar terjangkit Covid-19
 Perokok dan pemakai Vape Berisiko Lebih Besar terjangkit Covid Berita Terkini,Perokok Lebih Rentan Terjangkit Covid 19


      Tidak terbantahkan bahwa produk tembakau sangat berbahaya bagi paru-paru,namun seringkali disaat situasi yang cemas-seperti ketika wabah covid 19 ini- sanggup menjadikan seseorang terjangkit kebiasaan yang tidak sehat namun menenangkan diri menyerupai merokok misalnya,setiap orang-bahkan pecandu rokok-sepakat bahwa rokok itu berbahaya untuk kesehatan.namun disaat cemas atau depresi-apalagi kini dengan  adanya larangan untuk berintraksi dengan orang lain-merokok sanggup dijadikan pelarian sebagai alat penenang yang membahayakan. Merokok mungkin sanggup mengurangi stress akhir imbas pandemic covid 19 ini namun harus diingat bahwa merokok sangat berbahaya bagi kesehatan.  

Mengapa Perokok Lebih Rentan Terinfeksi Covid 19 ? 


     Virus corona menyerang paru-paru,saat yang sama perokok memasukkan asap tembakau ke paru-paru mereka dan merusaknya. hal ini akan lebih memudahkan Virus Corona menginfeksi paru-paru mereka lantaran kesehatan paru-paru telah lebih dahulu dirusak oleh asap rokok. bila perokok sanggup menyadari hal ini,saat pandemic covid 19 ini bekerjsama sanggup jadi ketika yang sempurna untuk berhenti dari kebiasaan jelek menghisap semua produk tembakau.  Dilansir dari the new york time,Dr.Jonathan Winickoff,seorang Direktur penelitian anak di Pusat Penelitian dan Perawatan Tembakau di RS umum Massachusetts menyampaikan :

"Berhenti merokok selama pandemi ini tidak hanya sanggup menyelamatkan hidup Anda, tetapi dengan berhenti merokok sanggup menghindarkan anda  dirawat di rumah sakit,dan mungkin juga menyelamatkan hidup orang lain (nytimes.com 9-4-2020)".      
     Penelitian sudah cukup pertanda bahwa merokok tembakau melemahkan sistem imunitas badan dan mengganggu fungsi paru-paru. sedangkan untuk imbas vape pada kesehatan masih sangat terbatas dilakukan penelitian lantaran pemakaian vape masih tergolong baru.tetapi studi menunjukkan bahwa elektronik smoke sanggup mengakibatkan peradangan di paru-paru.Pemakaian produk tembakau sanggup meningkatkan ekspresi  angiotensin-converting enzyme-2, atau ACE-2.Itulah mengapa dokter dan peneliti berspekulasi bila perokok mungkin terinfeksi dengan lebih banyak  virus daripada orang yang tidak merokok.   
   Sudah paham kan sob bila merokok sangat berbahaya dan merugikan kesehatan anda.jadi mulai kini berhentilah melaksanakan kebiasaan buruk  menghisap tembakau ataupun menggunakan e-smoke alias vape. Ayo Ciptakan POLA HIDUP SEHAT Tanpa Asap  Rokok dan Vape

No comments

Powered by Blogger.