Corona,Si Bagus Yang Berbahaya




 Assalamu'alaykum sobat Info sehat
     Akhir-akhir ini dunia dihebohkan dengan suatu virus yang klo dilihat dari namanya manis banget...corona..
tapi ternyata penyebaran dan dampaknya berbanding terbalik dengan namanya.
virus corona atau covid-19 pertama kali ditemukan penyebarannya di negara china,tepatnya di tempat wuhan.
terlepas apakah benar atau tidaknya virus ini ialah senjata biologi china yang bocor,virus corona mengguncang dunia.
     masa inkubasi virus corona atau covid-19 ini ialah 14 hari..
tapi riset terbaru menawarkan virus corona varian gres mempunyai masa rata-rata dapat sekitar 5 hari diterbitkan jurnal Annals of Internal Medicine pada 10 Maret lalu.
Jurnal Eurosuveillance yang terbit 6 Februari kemudian juga menawarkan bahwa masa inkubasi virus corona penyebab Covid-19 rata-rata sekitar 6 hari.
 sebenarnya apa dan bagaimana sih si corona ini kok begitu menggemparkan?

 APA DAN BAGAIMANA VIRUS CORONA

     Menurut Situs Lembaga Kesehatan Dunia Corona viruses (CoV) ialah keluarga besar virus yang menimbulkan penyakit mulai dari flu biasa hingga penyakit yang lebih parah menyerupai Middle East respiratory syndrome (MERS-CoV) dan Sindrom         Pernafasan Akut Parah yang dalam nama ilmiahnya disebut sebagai Severe acute respiratory syndrome-related coronavirus (SARS-CoV).
     Penyakit COVID 19 ialah varian gres yang ditemukan tahun 2019 dan belum teridentifikasi pada manusia.Virus corona bersifat zoonosis, artinya virus ini dapat ditularkan dari binatang ke manusia.
    sedangkan tanda-tanda umum dari seseorang yang tertular virus ini dapat dilihat dari tanda-tanda jerawat pernapasan, demam, batuk, sesak napas dan kesulitan bernafas. pada tingkat yang akut bahkan dapat menimbulkan kematian.
     mencuci tangan secara teratur sangat dianjurkan dalam upaya pencegahan penyebaran jerawat termasuk menutupi verbal dan hidung ketika batuk dan bersin, Hindari kontak pada jarak yang bersahabat dengan siapa saja yang mempunyai tanda-tanda penyakit pernapasan menyerupai batuk dan bersin"

 Ditambah dengan pemberitaan media yang begitu masif menjadikan virus corona seperti begitu menakutkan.
hampir setiap chanel televisi ,situs berita,media massa cetak atau pun elektronik memuat gosip perihal virus corona ini,hampir setiap saat.
berdasarkan gosip yang menghebohkan perihal virus corona ini masyarakat banyak melaksanakan tindakan berlebihan,mulai dari agresi beli barang kebutuhan pokok yang melebihi kebutuhan sewajarnya dan ini dapat menimbulkan kelangkaan barang.
penyebaran virus corona ini juga memicu kenaikan harga masker yang begitu pantastis,hal ini juga menjadikan terganggunya roda ekonomi.

 Di kota-kota besar yang populasi penduduknya padat efek penyebaran virus corona ini begitu terasa.tapi sebaliknya didaerah pedesaan menyerupai di tempat penulis,imbas virus corona ini tidak terasa sama sekali..tidak ditemukan orang-orang berlalu lalang dengan memakai masker.
terkecuali harga beberapa barang menyerupai gula pasir yang naik tajam (kemungkinan naik alasannya suplai berkurang).disinyalir ada oknum yang memanfaatkan kejadian ini dengan melaksanakan tindakan ambil untung.

 Sebagai muslim kita tidak sewajarnya takut berlebihan,tanpa mengurangi rasa waspada terhadap virus ini tidak sepatutnya kita melaksanakan tindakan diluar kewajaran menyerupai melaksanakan tindakan beli besar-besaran yang banyak kita lihat dimedia televisi dan di banyak postingan media sosial.
menjaga wudhu ialah salah satu cara mencegah virus corona menyerang,selain itu minum madu dan herbal dalam upaya menjaga stamina tetap fit dan tidak lupa kita juga harus menjaga contoh hidup sehat.
ingat,corona bukanlah satu-satunya penyakit yang pernah ada,sebelum ini telah banyak penyakit-penyakit lainnya.jangan hingga pemberitaan virus corona yang begitu masif ini malah menciptakan kita stress yang ujung-ujungnya menimbulkan imunitas badan kita melemah dan malah menciptakan virus corona gampang menjangkiti.

tetap jaga kebersihan,jaga kesehatan,dan jangan lupa jaga kepercayaan alasannya virus corona inipun ialah ujian.

wassalamu'alaykum warohmatulloh wabarokaatuh
jurnal Eurosuveillance pada 6 Februari kemudian juga memuat kesimpulan tak jauh berbeda. Kajian yang dikerjakan oleh peneliti dari National Institute for Public Health and the Environment (RIVM), Jantien A. Backer dan dua koleganya itu menawarkan bahwa masa inkubasi virus corona penyebab Covid-19 rata-rata sekitar 6 hari.

Baca selengkapnya di artikel "Hasil Riset: Masa Inkubasi Virus Corona Covid-19 Bisa Hanya 5 Hari", https://tirto.id/eEzY.

No comments

Powered by Blogger.