Radang Selaput Otak Samaran Gres Covid 19

Virus Berjuta Wajah Itu Bernama Covid 19
Radang selaput otak atau miningitis yaitu bisul yang disebabkan oleh virus Radang Selaput Otak Samaran Baru Covid 19

Infosehat.family-Radang selaput otak atau miningitis yaitu bisul yang disebabkan oleh virus.di indonesia termasuk masalah yang jarang terjadi.namun dalam konten kali ini admin tidak akan membahas wacana Radang selaput otak.

Hanya saja simpulan akibat ini ditemukan masalah pasien yang didiagnosa mengalami tanda-tanda radang selaput otak namun ternyata kemudian pasien tersebut terbukti secara positif terinfeksi covid 19 dan bukan Radang selaput otak,kasus yang sangat mengejutkan dan belum pernah terjadi.memang banyak hal mengejutkan sejak kemunculan Sars- Cov- 2 alias Covid 19 yang mewabah sejak simpulan tahun 2019 yang lalu.

Covid 19 mempunyai tanda-tanda awal layaknya flue biasa namun kemudian berkembang jadi bermacam macam tanda-tanda lainnya  yang berbeda pada setiap orang yang terinfeksi.
Reaksi dan tanda-tanda yang berbeda pada setiap orang membuat covid 19 ini layak disebut sebagai penipu ulung dengan berjuta wajah.banyak praktisi kesehatan yang tertipu dengan tanda-tanda awal.bahkan banyak ditemukan orang yang terserang covid 19 tidak menawarkan tanda-tanda sama sekali sehingga keluarlah istilah OTG (orang tanpa gejala).

Dilansir dari Web resmi penanganan covid 19 Indonesia tertanggal 1 Mei 2020 sebaran wabah covid 19 di Indonesia telah mencapai 10.551 yang positif terserang dengan rincian penderita yang sembuh sebanyak 1.591 orang dan yang meninggal sebanyak 800 orang.sedang berdasarkan data dari WHO pada tanggal yang sama data sebaran Covid 19 secara global yaitu terdata 214 Negara yang terserang dengan total penderita yang terkonfirmasi sebanyak 3.145.407 orang dan penderita yang meninggal sebanyak 221.832 orang.

Sedangkan berdasarkan data yang dilansir dari situs worldometers.info secara global terdapat 3,308,233  masalah covid 19 dengan angka ajal mencapai 234,105 jiwa dan korban yang sembuh sebanyak 1,042,822 orang.
Covid 19 mendadak jadi buah bibir,jadi bahasan disetiap tempat dan duniapun dibentuk kelabakan olehnya.bagaimana tidak,baru kali ini sepanjang sepengetahuan penulis terjadi lockdown suatu wilayah,pengurangan tenaga kerja besar besaran,pembebasan narapidana,bahkan yang lebih ekstrem lagi pelarangan shalat jum'at dan tarawih diberbagai zona merah menyerupai wilayah jakarta dan sekitarnya.lebaran idhul fitri kali ini pun tampaknya tidak akan sama dengan lebaran tahun tahun sebelumnya alasannya yaitu pemerintah mengeluarkan larangan pulang kampung lebaran untuk para perantau dalam upaya pencegahan penyebaran covid 19 di tempat asal para pemudik yang masih termasuk zona hijau.
hal ini bukan tanpa alasan,covid 19 yang menyebar secara masif sungguh membuat setiap orang ketar ketir dijangkiti rasa khawatir terinfeksi.

Berawal dari suatu  pneumonia  -yang tidak diketahui penyebabnya- terdeteksi di wuhan china yang dilaporkan kali pertama ke kantor  WHO pada tanggal 31 Desember 2019,kini pneumonia tersebut tersebar dengan cepat keseluruh penjuru dunia dan dikenal dengan nama Covid 19.
Ekonomi mengalami kelumpuhan dan mempengaruhi sektor sektor lainnya,pengangguran makin bertambah,tingkat kriminal makin banyak sedangkan hingga dikala ini belum ditemukan obat untuk covid 19 ini.
Indonesia sebagai negara yang berkembang sangat mencicipi sekali dampak dari wabah covid 19 ini,negara yang sebelum ada wabah ini memang mempunyai angka pengangguran yang tinggi ditambah adanya pandemi covid 19 ini yang membuat tersendat ekonomi,banyaknya PHK,banyaknya perjuangan kecil yang tutup,bahkan sekelas Ramayana mall pun banyak meliburkan karyawannya akan mengalami kemerosotan ekonomi yang tambah parah.
belum lagi angka kriminal yang meningkat seiringnya kesusahan hidup yang makin berkepanjangan.

Di awal Ramadhan ini kita berharap dan berdo'a kepada Allah azza wa jalla biar dilindungi dari wabah covid 19 ini.bagaimana pun juga sebagai Muslim kita meyakini bahwa makhluk covid 19 ini yaitu milik Allah yang maha kuasa.Allah yang membuat dan Allah juga ilahi mengangkat wabah ini.




No comments

Powered by Blogger.